Selasa, 08 Mei 2018

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN REVOLUSI INDUSTRI ERA 4.0



Arus globalisasi sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia. Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economyartificial intelligence,big datarobotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation. Menghadapi tantangan tersebut, pengajaran di perguruan tinggi pun dituntut untuk berubah, termasuk dalam menghasilkan dosen berkualitas bagi generasi masa depan.
Revolusi digital dan era disrupsi teknologi adalah istilah lain dari industri 4.0. Disebut revolusi digital karena terjadinya proliferasi komputer dan otomatisasi pencatatan di semua bidang. Industri 4.0 dikatakan era disrupsi teknologi karena otomatisasi dan konektivitas di  sebuah bidang akan membuat pergerakan dunia industri dan persaingan kerja menjadi tidak linear.  Salah satu karakteristik unik dari industri 4.0 adalah pengaplikasian kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Salah satu bentuk pengaplikasian tersebut adalah penggunaan robot untuk menggantikan tenaga manusia sehingga lebih murah, efektif, dan efisien.
Pendidikan 4.0 (education 4.0) adalah istilah umum yang digunakan oleh para ahli teori pendidikan untuk menggambarkan berbagai cara untuk mengintegrasikan teknologi cyber baik secara fisik maupun tidak ke dalam pembelajaran. Pendidikan 4.0 adalah fenomena yang merespons kebutuhan munculnya revolusi industri keempat (4 IR) atau (RI 4) dimana manusia dan mesin diselaraskan untuk mendapatkan solusi, memecahkan masalah dan tentu saja menemukan kemungkinan inovasi baru. Revolusi Industri Keempat (4IR) diumumkan di Davos pada tahun 2016, berbagai elemen terkait dengan dimensi baru ini telah berlangsung selama hampir satu dekade.
Menristekdikti menjelaskan ada lima elemen penting yang harus menjadi perhatian dan akan dilaksanakan oleh Kemenristekdikti untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa di era Revolusi Industri 4.0, yaitu:

1. Persiapan sistem pembelajaran yang lebih inovatif di perguruan tinggi seperti penyesuaian kurikulum pembelajaran, dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam hal data Information Technology (IT), Operational Technology (OT), Internet of Things (IoT), dan Big Data Analitic, mengintegrasikan objek fisik, digital dan manusia untuk menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang kompetitif dan terampil terutama dalam aspek data literacy, technological literacy and human literacy.
2. Rekonstruksi kebijakan kelembagaan pendidikan tinggi yang adaptif dan responsif terhadap revolusi industri 4.0 dalam mengembangkan transdisiplin ilmu dan program studi yang dibutuhkan. Selain itu, mulai diupayakannya program Cyber University, seperti sistem perkuliahan distance learning, sehingga mengurangi intensitas pertemuan dosen dan mahasiswa. Cyber University ini nantinya diharapkan menjadi solusi bagi anak bangsa di pelosok daerah untuk menjangkau pendidikan tinggi yang berkualitas.
3. Persiapan sumber daya manusia khususnya dosen dan peneliti serta perekayasa yang responsive, adaptif dan handal untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Selain itu, peremajaan sarana prasarana dan pembangunan infrastruktur pendidikan, riset, dan inovasi juga perlu dilakukan untuk menopang kualitas pendidikan, riset, dan inovasi.
4. Terobosan inovasi dan perkuatan sistem inovasi untuk meningkatkan produktivitas industri dan meningkatkan perusahaan pemula berbasis teknologi.
5. Terobosan dalam riset dan pengembangan yang mendukung Revolusi Industri 4.0 dan ekosistem riset dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas riset dan pengembangan di Perguruan Tinggi, Lembaga Litbang, LPNK, Industri, dan Masyarakat.

Permasalahan 
1.  Apakah kendala yang mungkin terjadi jika diindonesia nanti akan mengunakan multimedia revolusi industri era 4.0 ini? Jelaskan!
2. Apakah multimedia revolusi industri  era 4.0 ini akan efektif jika digunakan diindonesia? Jelaskan!
3. Bagaimana pengaruh multimedia revolusi industri ere 4.0 ini para pendidik maupun pelajar? Jelaskan!
4. Bagaimana pendapat anda tentang multimedia pembelajaran revolusi industri 4.0 apakah ada dampak negatif nya untuk pendidikan di indonesia?

Jumat, 04 Mei 2018

PRESENTASI E-LEARNING KIMIA HASIL PENGEMBANGAN


Pembelajaran guru dan siswa tidak harus selalu melibatkan kelas sebagai ruangan penyampaian pembelajaran. Proses pembelajaran kini dapat dilakukan pada medium apa saja, seperti taman sekolah, lapangan, maupun di rumah masing-masing. Namun, tetap pada pembelajaran formal proses belajar mengajar haruslah dikontrol oleh guru. E-learning merupakan salah satu model pembelajaran yang diprediksi dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Pembelajaran e-learning ini, dapat dilakukan di sekolah maupun di rumah, terkontrol maupun tanpa kontrol. Dengan berbantuan internet, e-learning memudahkan siswa untuk melatih melakukan perluasan pengetahuan dan wawasan.  Pembelajaran E-Learning merupakan proses pembelajaran menggunakan perangkat internet termasuk juga dalam bentuk virtual class (kelas maya), pembelajaran e-Learning dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja.
Nah disini saya menggunakan pembelajaran berbasis blog. Yang mana pembelajaran bebasis Blog  merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan media situs website yang bisa diakses melalui jaringan internet. Pembelajaran berbasis Blog merupakan salah satu jenis penerapan dari pembelajaran elektronik (e-learning).
Materi-materi dalam kegiatan pembelajaran elektronik tersebut kebanyakan dihantarkan melalui media internet, tape video atau audio, penyiaran melalui satelit, serta televisi interaktif. Definisi ini juga menyatakan bahwa definisi dari e-learning itu bisa bervariasi tergantung dari penyelenggara kegiatan e-learning tersebut dan bagaimana cara penggunaannya, termasuk juga apa tujuan penggunaannya.
Bila dirancang dengan baik dan tepat, maka pembelajaran berbasis blog bisa menjadi pembelajaran yang menyenangkan, memiliki unsur interaktivitas yang tinggi, menyebabkan peserta didik mengingat lebih banyak materi pelajaran, serta mengurangi biaya-biaya operasional yang biasanya dikeluarkan oleh peserta didik untuk mengikuti pembelajaran. Dikarenakan sifatnya maya/virtual, pembelajaran berbasis blog  dianggap telah memberikan fleksibilitas terhadap kegiatan pengaksesan materi pembelajaran. Penghantaran materi pembelajaran kini tidak lagi tergantung pada medium fisik seperti buku pelajaran cetak atau CD-ROM.  Materi pembelajaran kini berbentuk data digital yang bisa diuraikan melalui perangkat elektronik seperti computer, smartphone, telepon selular atau piranti elektronik lainnya.

Pembelajaran berbasis blog  dibangun melalui beberapa prinsip yang berperan dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran ini pada tahap implementasi. Hal yang membuat pembelajaran berbasis blog  ini efektif pada dasarnya bergantung pada pandangan dari pemegang kepentingan. Oleh karenanya sangat sulit untuk menentukan prinsip utama yang setidaknya harus ada dalam pembelajaran berbasis blog.
            Menurut Rusman (2011) prinsip pembelajaran berbasis blog adalah:
1.      Interaks
Interaksi berarti kapasitas komunikasi dengan orang lain yang tertarik pada topik yang sama atau menggunakan pembelajaran berbasis blog  yang sama. Dalam lingkungan belajar, interaksi berarti kapasitas berbicara baik antar peserta, maupun antara peserta dengan instruktur.Interaksi membedakan antara pembelajaran berbasis blog dengan pembelajaran berbasis komputer. Hal ini berarti bahwa mereka yang terlibat dalam pembelajaran berbasis blog  tidakberkomunikasi dengan mesin, melainkan dengan orang lain (baik peserta maupun tutor) yang kemungkinan tidak berada pada lokasi bahkan waktu yang sama.   Interaksi tidak hanya menyediakan hubungan antarmanusia, tetapi uga menyediakan keterhubungan isi, di mana setiap orang dapat saling membantu antara satu dengan yang lainnya untuk memahami isi materi dengan berkomunikasi.Hal tersebut menciptakan lapisan belajar ter¬dalam yang tidak bisa diciptakan oleh pengembangan media.
2.      Ketergunaan
Ketergunaan yang dimaksud di sini adalah bagaimana siswa mudah menggunakan blog.Terdapat dua elemen penting dalam prinsip ketergunaan ini, yaitu konsistensi dan kesederhanaan. Intinya adalah bagaimana pengembang pembelajaran berbasis blog  ini menciptakan lingkungan belajar yang konsisten dan sederhana, sehingga siswa tidak mengalami kesulitan balk dalam proses pembelajaran maupun navigasi konten (materi dan aktivitas belajar lain).
3.      Relevansi
      Relevansi diperoleh melalui ketepatan dan kemudahan.Setiap informasi dalam blog hendaknya dibuat sangat spesifik untuk meningkat¬kan pemahaman pembelajar dan menghindari bias.Menempatkan konten yang relevan dalam konteks yang tepat pada waktu yang tepat adalah bentuk seni tersendiri, dan sedikit pengembangan e-learning yang berhasil melakukan kombinasi ini.Hal ini melibatkan aspek keefektifan desain konten serta kedinamisan pencarian dan penempatan konten materi.

 Pada presentasi E-learning kimia hasil pengembangan ini saya menggunakan Blog sebagai media pembelajaran untuk berinteraksi dengan peserta didik. Untuk lebih jelasnya silahkan cek blog saya.


PERMASALAHAN
1.  Menurut pendapat Anda, apakah efektif jika pembelajaran berbasis E-learning di gunakan di dalam proses pemebelajaran? Jelaskan
2. Menurut pendapat anda, apakah kelebihan dan kekurangannya jika pembelajaran berbasis E-learning di gunakan di dalam proses pemebelajaran? Jelaskan
3.     Dalam pembelajaran berbasis E-learning, evaluasi yang bagaimana yang lebih efektif digunakan? Jelaskan serta alasan anda!
4. Manakah yang lebih efektif pembelajaran dengan tatap muka seperti videocall atau berkirim materi baik dalam bentuk powerpoint maupun video saja?


PRESENTASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN KIMIA HASIL PENGEMBANGAN


Sebelumnya kan kita sudah pernah membahas mengenai media pembelajaran dan multimedia pembelajaran. Yang mana media itu ialah sebuah alat bantu yang dapat digunakan sebagai prantara dalam proses pembelajaran untuk mempertinggi efektifitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pembelajaran, sedangkan multimedia pembelajaran itu ialah penggabungan dua unsur media atau lebih yang dapat berupa atau terdiri dari gambar, video, teks, audio, animasi-animasi yang berkaitan dengan pembelajaran tersebut. Dengan menggunakan multimedia pembelajaran ini akan membuat proses pembelajaran lebih manarik dan tidak membosan kan bagi peserta didiknya.
Baiklah disini saya menggunakan multimedia interaktif, yang mana multimedia interaktif  adalah suatu multimedia yang dilengkapi dengan sebuah alat pengontrol yang mana dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna bisa memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya. 
Nah disini saya menggunakan suatu aplikasi yang saya download di playstore. Di aplikasi ini saya melakukan sebuah percobaan kimia yaitu daya hantar listrik dari larutan elektrolit. Kenapa saya memilih aplikasi ini, karena saya memiliki kekurangan yaitu kurang paham akan suatu materi atau percobaan kimia yang disampaikan  jika hanya melalui tulisan saja, jadi saya perlu melihat apa percobaan atau reaksi yang terjadi dari sebuah eksperimen atau percobaan kimia tesebut. Dan saya juga orang nya ceroboh dan kurang teliti jika melakukan percobaan kimia takutnya ada zat-zat yang berbahaya yang bisa mengenai tubuh saya yang nantinya bisa berakibat fatal. Dan didalam aplikasi ini juga alatnya sudah tersusun rapi jadi kita hanya perlu melakukan percobaannya dan melihat apa yang terjadi. Oleh karena itu lah saya memilih multimedia ini sebagai alat untuk menutupi kekurangan saya.    Untuk cara kerja nya agar lebih jelas silahkan klik link dibawah ini:
https://youtu.be/vexM5K2cPKg 


PERMASALAHAN
1.     Menurut pendapat anda, apakah kelebihan dan kekurangannya jika multimedia seperti itu digunakan dalam proses pembelajaran? Jelaskan
2. Sebagai guru dalam memilih media pembelajaran itu kan sesuai dengan kekurangan-kekurangan siswa nya dan pasti setiap siswa itu memiliki kekurangannya yang berbeda-beda, bagaimana cara guru menyelaraskan semua kekurangan itu dalam memilih media pembelajaran?

3.    Menurut pendapat Anda, apakah efektif jika multimedia seperti itu di gunakan di dalam proses pemebelajaran? Jelaskan 



MULTIMEDIA PEMBELAJARAN REVOLUSI INDUSTRI ERA 4.0

Arus globalisasi sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia. Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini mema...